Sosialisasi Penguatan Ketahanan Daerah Digelar, Penyuluh Agama Harus Menjaga Kerukunan dan Cegah Narkotika

WajarNews.com – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan sosialisasi penguatan ketahanan ekonomi, sosial budaya, kerukunan umat beragama, serta fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan yang menghadirkan sekitar 124 penyuluh agama se-Kabupaten Bandung Barat ini bertujuan meningkatkan kapasitas para penyuluh sebagai agen moderasi beragama dan penjaga harmoni sosial, Kamis, (18/02/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis karena menyentuh empat pilar utama ketahanan daerah yang saling terkait.

“Ketahanan ekonomi yang kuat akan menumbuhkan stabilitas sosial; stabilitas sosial akan memperkuat nilai-nilai budaya; dan kerukunan umat beragama akan menjaga harmoni serta kohesi sosial,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa ancaman narkotika dapat mengganggu seluruh ekosistem pembangunan daerah dan harus dicegah secara bersama.

Asep Ismail juga mengingatkan tentang visi Kabupaten Bandung Barat “AMANAH: Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis” yang harus diwujudkan melalui implementasi nyata di lapangan. Peran aparatur tingkat kecamatan dan desa, termasuk penyuluh agama, disebutkan sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini potensi kerawanan sosial seperti disintegrasi nilai budaya, konflik horizontal, radikalisme, dan penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bandung Barat, Weda Wardiman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan daerah. Latar belakang pelaksanaan kegiatan adalah keragaman sosial budaya dan keagamaan di Bandung Barat yang membutuhkan peran aktif penyuluh agama, serta dinamika sosial yang menghadirkan berbagai tantangan.

“Kegiatan yang berlandaskan pada sejumlah peraturan dan undang-undang ini menghadirkan narasumber kompeten dari BNN Kabupaten Bandung Barat, Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, Ketua FKUB Kabupaten Bandung Barat, dan Kasat Narkoba Polres Cimahi. Materi yang disampaikan meliputi moderasi beragama, dinamika kerukunan umat beragama, serta bahaya penyalahgunaan narkotika beserta upaya pencegahannya,” terangnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini, penyuluh agama dapat lebih aktif melakukan edukasi, membangun kampanye kesadaran publik, serta memperkuat jejaring pengawasan sosial. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas, keamanan, dan kerukunan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bandung Barat yang sehat, tangguh, dan AMANAH. (***) Icha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *