Dispernakan KBB Tingkatkan Kesejahteraan Hewan dan Pengendalian Rabies Melalui Sosialisasi Kader Zoonosis

Wajarnews.com – Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui Bidang Kesehatan Hewan melanjutkan rangkaian sosialisasi kader zoonosis untuk wilayah Kecamatan Padalarang, Batujajar, Cihampelas, dan Cililin. Acara ini digelar di Aula Kantor Desa Batujajar Timur pada tanggal 18 Nopember 2025.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader zoonosis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan hewan serta mendukung pengendalian penyakit rabies dan penyakit menular dari hewan ke manusia (zoonosis) lainnya di tingkat desa dan komunitas Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Aprianti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kader zoonosis memiliki peran yang sangat penting sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan dalam pengendalian penyakit zoonosis di tengah masyarakat.

“Kader zoonosis adalah garda terdepan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Mereka bertugas untuk memberikan edukasi, melakukan pengawasan, serta melaporkan kasus-kasus penyakit zoonosis yang ditemukan di masyarakat,” ujar Wiwin Aprianti.

Plt. Camat Batujajar, Agus Achmad Setiawan, SE., SIP., M.M., juga menyampaikan apresiasinya atas kegiatan sosialisasi ini. Ia berharap, dengan adanya kader zoonosis yang terlatih, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan hewan dan mencegah penularan penyakit zoonosis.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap para kader zoonosis dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Kesehatan hewan dan manusia adalah dua hal yang saling berkaitan, sehingga perlu adanya kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan kader zoonosis,” kata Agus Achmad Setiawan.

Dalam sosialisasi ini, para peserta diberikan materi mengenai berbagai jenis penyakit zoonosis, cara pencegahan dan pengendaliannya, serta teknik komunikasi yang efektif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan para ahli dan kader zoonosis lainnya.

Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini, para kader zoonosis dapat lebih siap dan mampu menjalankan tugasnya dalam meningkatkan kesejahteraan hewan dan mendukung pengendalian penyakit zoonosis di Kabupaten Bandung Barat. Icha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *