WajarNews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Advokasi Pengacara Indonesia (HAPI) Propinsi Jawa Barat sukses menyelenggarakan Pelatihan Paralegal Angkatan I, di PLUT KUMKM, Kabupaten Bandung pada Sabtu, 27 September 2025.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen DPD HAPI dalam memperkuat literasi hukum dan meningkatkan akses keadilan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Pelatihan yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, aktivis sosial, hingga perwakilan komunitas, ini bertujuan untuk mencetak individu-individu yang memiliki pemahaman dasar hukum serta keterampilan advokasi yang mumpuni. Para peserta dibekali dengan materi-materi esensial seperti pengantar hukum pidana dan perdata, hukum ketenagakerjaan, hak asasi manusia, prosedur bantuan hukum, hingga etika paralegal.

Ketua DPD HAPI jabar, DR. Yanto Irianto, SH, MH., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran paralegal sebagai jembatan antara masyarakat dengan sistem hukum.
“Kami berharap, para paralegal yang telah kami latih ini dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan hukum dasar, penyuluhan, dan mediasi kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang kurang mampu dan rentan,” ujarnya.
Sesi pelatihan diisi oleh narasumber-narasumber kompeten, terdiri dari praktisi hukum, akademisi, dan advokat senior yang memiliki pengalaman luas di bidangnya. Mereka tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga berbagi studi kasus dan pengalaman praktis di lapangan, sehingga peserta mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam dunia advokasi.
Ketua DPC Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (HAPI) KBB, Ade Slamet, S.E., S.H., M.H.,CTL., C.Me. Sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dalam peningkatan kualitas paralegal yang kompeten.
“Saya, sebagai Ketua DPC Himpunan Advokat Pengacara Indonesia KBB, menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pelatihan paralegal ini. Pelatihan ini adalah langkah konkret dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas para advokat di wilayah kita,” ungkapnya.
Paralegal yang kompeten akan menjadi mitra yang sangat berharga dalam memberikan pelayanan hukum yang lebih efektif dan efisien kepada masyarakat.
“Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan mengaplikasikan ilmu yang didapatkan untuk kemajuan dunia hukum di wilayah Jawa Barat khususnya di KBB,” paparnya saat menghadiri pelatihan paralegal.

Salah satu peserta dari Kabupaten Bandung Barat (KBB), Siti Juariah, SE., akrab disapa Icha, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan ini.
“Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami tentang hukum dan bagaimana kami bisa berkontribusi nyata dalam membantu sesama. Materi yang disampaikan sangat relevan dan mudah dipahami,” katanya.

Sementara itu, Aep Saepudin Sutarlan, S.H., asal dari KBB, juga secara resmi menerima sertifikat paralegal dari HAPI, Sertifikasi ini menandai pengakuan atas kompetensi dan keahliannya dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat, khususnya di wilayah Bandung Barat.
“Sertifikasi ini adalah bukti komitmen saya dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum di Bandung Barat, saya berharap dapat semakin berkontribusi dalam memberikan pendampingan hukum yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan berakhirnya Pelatihan Paralegal Angkatan I ini, Himpunan Advokasi berharap para peserta dapat segera mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk memberikan dampak positif di lingkungan masing-masing.
HAPI berkomitmen untuk terus berinovasi dan menyelenggarakan program-program serupa di masa mendatang guna mewujudkan masyarakat jawa barat yang lebih sadar hukum dan berkeadilan. (***) Red.





