Wajarnews.com – Forkopimcam Kecamatan Ngamprah yang terdiri dari Camat, Kapolsek, Danramil, bersama Pemerintah Desa Tanimulya menggelar kegiatan penanaman jagung hibrida di di tanah carik seluas 5000 meter persegi yang berlokasi di kampung Cipulus RT 05/06, Desa Ngamprah, Kecamatan Ngamprah, pada Rabu, 26 Nopember 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Ngamprah Agnes Virganty, perwakilan Kapolsek Padalarang, Danramil Padalarang, Kepala Desa Tanimulya beserta jajaran, Penyuluh Lapangan Pertanian (PPL), BPD, Babinsa, Babinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Tanimulya, Omin Efendi, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan desa.
“Hari ini istimewa karena kita memulai program penanaman jagung, bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata memperkuat ketahanan pangan desa,” ujarnya.
Omin Efendi juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada kelompok tani, perangkat desa, serta semua pihak yang telah berkolaborasi untuk mensukseskan kegiatan ini,” tambahnya.
Dukungan dari Koramil, Polsek, dan PPL sangat diapresiasi karena sinergi ini diyakini akan membuat program berjalan lancar dan sukses.
Penanaman jagung ini sejalan dengan program pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan lokal.
Pemerintah desa berkomitmen mendukung petani agar lebih berdaya dan berharap kegiatan ini menjadi sumber ekonomi baru serta meningkatkan kesejahteraan petani. Sebagian dari dana desa akan dialokasikan untuk mendukung program ketahanan pangan ini, termasuk penyediaan bibit, pupuk, dan fasilitasi lainnya.
Camat Ngamprah, Agnes Virganty, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
“Program ini sangat strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan. Pemilihan jagung hibrida sangat tepat karena potensi panennya tinggi dan tahan terhadap hama penyakit. Kami berharap ini dapat mensejahterakan warga Tanimulya,” ujarnya.
Perwakilan Kapolsek Padalarang, Kanit Mustafa, menambahkan, “Kami dari kepolisian siap mendukung penuh program ini dengan memberikan pengamanan dan pengawasan agar berjalan lancar. Sinergi antara pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini.”
Program penanaman jagung hibrida ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Ngamprah dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Omin Efendi berharap program ini tidak hanya sukses di awal tetapi juga berkelanjutan.
“Laporan perkembangan kegiatan, baik yang berjalan baik maupun kendala yang dihadapi, harus terus disampaikan agar kita dapat bersama-sama mencari solusi,” katanya.
Ia juga mendorong petani untuk terus bekerja keras, cerdas, dan berkualitas, serta memanfaatkan lahan secara optimal untuk meningkatkan hasil panen jagung.
“Mari kita jaga kekompakan karena dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan desa yang mandiri, berdaya, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan,” pungkasnya. (***)





