Wajarnews.com – Semarak merayakan hari ulang tahun ke-18 pada hari ini. Peringatan HUT yang jatuh pada 18 Juni 2025 ini diwarnai dengan optimisme dan komitmen kuat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi muda. Puncak acara ditandai dengan peluncuran program monumental dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat: pembagian susu dan telur kepada 2.000 siswa sebagai upaya nyata penanggulangan stunting.
Acara yang berlangsung di Landeen park Lembang, ini bukan sekadar pembagian nutrisi. Lebih dari itu, program ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda Kabupaten Bandung Barat. Kehadiran perwakilan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kecamatan Bandung Barat, menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat dalam upaya peningkatan kualitas hidup.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan, Asep Dendi, menyampaikan bahwa program ini merupakan inovasi luar biasa di dunia pendidikan Bandung Barat. Beliau menegaskan Program ini merupakan bagian dari upaya yang lebih besar untuk menjangkau 240.000 siswa di seluruh Kabupaten Bandung Barat di masa mendatang. Program ini bukan hanya sekadar pembagian makanan tambahan, tetapi juga bagian integral dari strategi penanggulangan stunting dan pemeliharaan kesehatan anak.
“Ini adalah investasi masa depan kita,” tegas beliau.
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Koperasi Peternak Unggas dan PT.Telkom yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, dalam sambutannya yang penuh semangat dan diakhiri dengan pantun yang meriah, menekankan pentingnya pendidikan dan gizi bagi anak-anak Bandung Barat.
“Sarapan pagi dengan telur dadar, anak Bandung Barat harus banyak belajar agar tetap cemerlang dan bersinar,” ujarnya.
Keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk PGRI, Diskominfo Bandung Barat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
“Semua bersatu padu untuk mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Kabupaten Bandung Barat,” jelasnya.
Program pembagian susu dan telur ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.(***)
Icha





