Kecamatan Ngamprah Gelar Tasyakur Binikmah 2025: Soroti Sinergi 6 Aspek Kinerja Juara Provinsi, Prioritas Infrastruktur, dan Pengamanan Nataru

Wajarnews.com – Pemerintah Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, menggelar acara Tasyakur Binikmah sebagai wujud syukur atas pencapaian tahun 2025 dan persiapan menuju tahun 2026.

Acara yang berlangsung khidmat diawali dengan apel gabungan dan dihadiri oleh Camat Ngamprah, Agnes Virganty, S.STP., M.Si., Kapolsek Padalarang, Kusmawan, Danramil Aang, Ketua MUI Kecamatan Ngamprah, para Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Ngamprah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan, RT, RW, Linmas, Ibu PKK, pegiat lingkungan, serta Duta Mojang Jajaka. Acara juga diperkuat dengan pengajian yang dipimpin ketua MUI Ngamprah.

Dalam sambutannya, Camat Ngamprah, Agnes Virganty, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran semua stakeholder dan mengumumkan bahwa Kecamatan Ngamprah bersama Kabupaten Bandung Barat telah dinilai sebagai “kecamatan sinergitas terbaik se-Provinsi Jawa Barat” dan menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Barat.

“Penghargaan ini didasarkan pada kinerja sinergis yang dinilai melalui enam aspek utama, yaitu: (1) penyelenggaraan pelayanan publik, (2) penyelenggaraan pemerintahan umum, (3) inovasi melalui program “One District One Innovation”, (4) pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) profesional, (5) pengelolaan anggaran, dan (6) daya dukung dari berbagai pihak,” jelasnya.

“Semua pencapaian ini dicapai melalui prinsip “kerja cerdas, kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas” guna mendukung program pemerintah pusat, termasuk yang terkait dengan MBG (Membangun Desa Sejahtera), Koperasi Desa Merah Putih, dan Bumdes,” jelas camat saat diwawancarai media pada Selasa, (16/0/12/2025)

Selanjutnya, pihak penyelenggara menjelaskan rincian setiap aspek sinergitas. Untuk inovasi, Kecamatan Ngamprah pernah meraih juara terbaik se-Bandung Barat dengan inisiatif pengolahan sampah menjadi rupiah – hal ini juga didukung kehadiran pegiat lingkungan hidup dan TP-PKK Sari Mukti yang sedang mengoptimalkan pengolahan sampah se-Bandung Raya. “Dalam pengelolaan anggaran, pihak kecamatan menerapkan pendekatan “out of the box” dengan melewati konsep “atuda (ada tidak ada) anggaran” menjadi “sanajan (walaupun) tidak ada anggaran, sehingga berbagai program bisa disukseskan meskipun anggaran terbatas,” ungkap camat Agnes.

Daya dukung sinergis diperoleh dari Polri, TNI, dan Forum Komunikasi Ulama Umaro se-Kabupaten Bandung Barat, sementara tujuan akhir dari semua upaya adalah menjadikan Kecamatan Ngamprah sebagai “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” (daerah yang baik dan Allah Maha Pengampun).

Selain itu, acara juga menyentuh tentang situasi nasional dan lokal. Pihak kecamatan meminta doa untuk korban bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatera (Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara) serta di wilayah selatan Bandung Barat seperti Cileunyi dan Sindangkerta. Untuk Kecamatan Ngamprah sendiri, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas: Desa Tanimulya telah menyelesaikan perbaikan jalan dari Haji Gopur ke Paku Haji, Desa Bojongkoneng juga mendapatkan perhatian, dan perbaikan infrastruktur di Desa Gadobangkong akan dibahas kembali dalam Musrenbang 2026.

“Apa yang belum terlaksana dengan visi amanah, mari kita dukung bersama untuk kesejahteraan seluruh warga,” pinta pihak kecamatan.

Mengenai persiapan menghadapi Nataru (Natal dan Tahun Baru), Kapolsek Padalarang, AKP Kusmawan, S.H., M.H., menekankan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan kamtibmas, sejalan dengan slogan “Lembur Diurus, Kota Ditata, Bandung Barat Amanah”.

Sementara itu, Danramil 0909 Padalarang, Kapten Inf Aang Purtoni , menekankan dukungan penuh TNI-Polri kepada pemerintah daerah dan memanggil semangat warisan nenek moyang: kebersamaan, gotong royong, musyawarah mufakat, serta nilai-nilai “silih asah, silih asih, silih asuh, silih wawangi” dari karuhun urang Siliwangi.

Ketua MUI Kecamatan Ngamprah pun menyampaikan bahwa MUI sebagai “Shodiqul Hukumah” berperan sebagai mitra pemerintah.

“Kami menyatakan rasa syukur karena keagamaan di Kecamatan Ngamprah berlangsung kondusif dan kerukunan umat beragama terjaga meskipun keberagaman yang ada, sejalan dengan poin pertama visi “Bandung Barat Amanah” yaitu “Agamis”. Tuturnya.

(**) Icha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *