Ratusan Linmas Bandung Barat Ikuti Jambore, Perkuat Sinergitas, Jaga Kamtibmas

Wajarnews.com – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menggelar Jambore Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat) selama dua hari, 25-26 Juni 2025, di Wisata Pakuhaji.  Acara yang diikuti 766 anggota Linmas dari berbagai kecamatan dan satpol PP ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, didampingi Kepala Satpol KBB, Ludi Awaludin.

 Wakil Bupati KBB, Asep Ismail menekankan tujuan Jambore ini adalah mempererat solidaritas dan meningkatkan kapasitas anggota Linmas dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Jambore ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Linmas sebagai garda terdepan ketahanan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya.

Kegiatan ini bukan sekadar acara rutin, melainkan wujud nyata komitmen Pemkab Bandung Barat dalam meningkatkan kapasitas dan memberikan penghargaan atas dedikasi para anggota Linmas.

Kehadiran wakil bupati, para Kepala OPD, Danramil, Kapolres, Kepala Apdesi, dan lainnya menunjukkan dukungan penuh terhadap peran vital Satlinmas.

Kepala Bidang Ketertiban dan Ketentraman Umum serta Perlindungan Masyarakat, Amir Mahmud, melaporkan Jambore ini berpedoman pada PP Satpol dan Permendagri, fokus pada peningkatan pelayanan dasar perlindungan masyarakat dan ketertiban umum.  Dana kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Bandung Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi tinggi atas pengabdian anggota Linmas, ia menyebut pengabdian ini sebagai ibadah.

“Saya mengapresiasi pengabdian anggota linmas seperti  Bapak Udin, anggota Linmas berusia 80 tahun yang masih semangat bertugas, dan berharap pengabdian ini menjadi jalan menuju surga.  Ia juga memohon doa restu untuk kepemimpinannya yang baru tiga bulan berjalan,” jelasnya.

Sebagai bentuk penghargaan, 17 anggota Linmas dengan masa bakti 10-30 tahun menerima santunan dan bantuan simbolis.  Santunan kematian juga diberikan kepada keluarga anggota Linmas yang telah meninggal.

Sebagai simbol kesiapsiagaan dan kearifan lokal, secara simbolis, Wakil Bupati memukul kentongan, menjelaskan makna setiap ketukan sebagai kode yaitu 2 ketukan menandakan datangnya pencuri, 3 kali ketukan menandakan kebakaran, 4 kali ketukan menandakan bencana banjir dan 5 kali ketukan pertanda pencurian.

Diharapkan Kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dan semangat anggota Linmas dalam menjalankan tugasnya terutama di lingkungan masyarakat.(*)

Icha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *