Aksi Jagoan “Si Camry” dan “Si Gandrum”, Andalan H. Tete Kuswara di Kontes Ketangkasan Domba Lembang

Wajarnews.com | LEMBANG, BANDUNG BARAT — Ajang Kontes Seni Ketangkasan Domba Garut di Padepokan BBS, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada 10–11 Oktober 2026, menjadi panggung unjuk gigi bagi domba-domba unggulan.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah penampilan kontingen domba milik Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, H. Tete Kuswara, S.H.

Dalam perhelatan yang bertepatan dengan momen HUT TNI ini, pemilik peternakan Bintang Pam tersebut menurunkan total empat ekor domba terbaiknya. Keempat jagoan tersebut dibagi rata ke dalam kelas berbeda, yakni dua ekor bertanding di Kelas C dan dua ekor lainnya di Kelas A. Dua nama andalan yang dipersiapkan khusus untuk mendulang prestasi adalah Si Camry dan Si Gandrum.

Nama Si Camry sendiri sudah tidak asing di dunia ketangkasan domba karena memiliki rekam jejak prestasi yang gemilang dan konsisten menghasilkan kemenangan di berbagai event. Berbekal penampilan yang memukau dan diyakini sangat meyakinkan di arena, Si Camry kembali dijagokan untuk mendominasi kontes kali ini.

Apalagi, ajang bergengsi ini menawarkan deretan hadiah utama yang fantastis bagi para pemenang, mulai dari sepeda listrik, beberapa unit sepeda motor, hingga hadiah utama berupa satu unit mobil.

“Di antaranya saya bawa namanya ini yang tadi sudah tampil, Si Camry dan Si Gandrum. Prestasi  Camry alhamdulillah di tiap event selalu menghasilkan. Mudah-mudahan di event ini yang hadiah utamanya mobil, motor, dan sepeda listrik bisa memenangkan dan melegakan kita semua,” ungkap H. Tete Kuswara dengan penuh optimistis.

Dengan penampilan prima yang ditunjukkan oleh Si Camry dan Si Gandrum di lapangan, H. Tete Kuswara berharap para dewan juri dapat memberikan penilaian yang objektif sesuai dengan realita kualitas domba di arena. Kehadiran domba-domba berprestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi pemilik peternakan Bintang Farm, tetapi juga turut menyemarakkan pelestarian seni budaya ketangkasan domba di Jawa Barat.  (*) Icha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *