Chef Profesional Turut Bantu Tingkatkan Kualitas Menu MBG 8.000-10.000 di SPPG Pangauban

Wajarbews.com – Sosialisasi Program Makanan Bergizi (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban menghadirkan para chef profesional dari seluruh Indonesia hingga yang memiliki pengalaman di industri internasional. Kegiatan ini fokus pada upaya mempercantik dan meningkatkan mutu menu MBG dengan anggaran 8.000 dan 10.000 rupiah, sebagai bagian dari program yang digagas Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas.

Hendrik, pengelola SPPG Pangauban dengan pengalaman 19 tahun di bidang usaha kuliner home industry, menyampaikan bahwa kehadiran chef dari berbagai latar belakang – mulai dari yang berbasis perhotelan hingga yang bekerja di luar negeri – bertujuan untuk membuktikan bahwa MBG dengan skala harga tersebut mampu menghasilkan menu berkualitas tinggi.

“Kegiatan hari ini menghadirkan chef seluruh Indonesia Raya dari Sabang sampai Merauke. Banyak di antaranya adalah profesional yang membuat mereka merasakan bahwa MBG 10.000 dan 8.000 rupiah bisa memberikan kualitas yang memuaskan jika dikelola dengan baik,” ujar Hendrik.

Ia juga menyebutkan kolaborasi dengan beberapa chef ternama seperti Chef David, Chef Cahyo, dan rekan-rekan lainnya dalam mengembangkan program ini.

SPPG Pangauban sendiri telah menjalankan program MBG dengan menjaga kualitas secara konsisten sejak awal beroperasi, hingga mendapatkan respon positif dari orang tua murid. Kini, banyak media massa juga mengajak kerjasama atau mengundang pihak SPPG untuk berbagi pengalaman terkait pengelolaan MBG yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Chef Dwi Purnomo yang bekerja di salah satu German River Cruise 5 Bintang menjelaskan fokus utama kolaborasi dengan SPBG Panguban. Ia dan tim chef berkomitmen untuk mengoptimalkan anggaran yang tersedia dengan memilih bahan mutu terbaik guna menghasilkan menu terbaik bagi penerima manfaat, khususnya siswa-siswa.

“Kita menganalisis setiap aspek untuk memastikan bahwa dengan anggaran 8.000 dan 10.000 rupiah, kita bisa memberikan produk yang optimal. Agenda ini bertujuan untuk mengoptimalkan kembali program MBG sehingga menjadi menu-menu yang luar biasa,” jelas Chef Dwi.

Ia juga menegaskan bahwa upaya yang dilakukan Hendrik merupakan bagian dari strategi untuk mendukung program MBG agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Ke depannya, SPPG Pangauban berencana untuk lebih sering menghadirkan para chef profesional dalam rangka terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas program MBG. Selain itu, akan dilakukan langkah-langkah perbaikan termasuk pengerjaan Inventarisasi Persediaan Aset (IPA) dan penanganan kekurangan kecil yang ada untuk memperkuat pengelolaan program. (*) Icha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *