Wajarnews – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bandung Barat sukses menyelenggarakan seminar nasional pendidikan bertajuk “GREAT: How To Be A Teacher” di Gedung HBS Cimareme, Kamis (29/1/2026).
Acara ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas guru agar mampu bertransformasi menjadi pengajar sekaligus inspirator di tengah tantangan zaman yang kian dinamis.

Seminar yang mengusung tema filosofis “Pengajar belum tentu mengajar, tapi mampu menginspirasi” ini merupakan hasil kolaborasi apik antara DPD KNPI KBB, Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, dan Lembaga Pelatihan Teacher Preneur Jawa Barat. Mengingat tingginya antusiasme peserta dari berbagai latar belakang pendidikan, panitia membagi kegiatan ke dalam dua sesi, yakni pukul 08.00 WIB dan 13.00 WIB.
Hadir sebagai narasumber utama, Syafi’i Efendi, seorang wirausaha muda nasional sekaligus motivator di bidang pengembangan diri dan kepemimpinan. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya guru memiliki mindset progresif untuk menghadapi generasi masa depan.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung Barat, Ali Rafli Rapsanjani, menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Ia berpendapat bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak boleh hanya diukur dari kemegahan infrastruktur fisik, tetapi harus diimbangi dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter.
“Peran guru saat ini tidak lagi cukup sebatas menyampaikan materi di ruang kelas. Guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat dan sumber inspirasi bagi peserta didik dalam membentuk karakter serta nilai-nilai kebangsaan,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menjadi momen refleksi mendalam bagi masyarakat Bandung Barat yang baru saja berduka akibat bencana alam di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Panitia mengajak peserta menarik pelajaran dari sejarah dunia, khususnya kebangkitan Jepang pasca-tragedi Hiroshima dan Nagasaki. Kala itu, Kaisar Jepang menempatkan guru sebagai prioritas utama dan garda terdepan untuk membangun kembali peradaban bangsa yang hancur.
Melalui seminar ini, KNPI KBB berupaya mendorong lahirnya paradigma baru di mana guru berperan sebagai teladan, motivator, dan agen perubahan. Peningkatan mutu pendidikan berkelanjutan ini diyakini hanya bisa tercapai melalui kolaborasi lintas sektor—mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga organisasi kepemudaan.
Dengan semangat kebersamaan ini, DPD KNPI Bandung Barat optimis bahwa penguatan sektor pendidikan akan menjadi jalan utama dalam membangun ketangguhan masyarakat serta mewujudkan visi Bandung Barat yang maju dan berdaya saing di masa depan.





